
Solidaritas untuk Desa Ketanda: Sinergi Capital Properties, Platinum, dan Ngubahrumah Ringankan Beban Korban Tanah Bergerak Di Desa ketanda
BANYUMAS – Bencana alam tanah bergerak yang melanda wilayah Kabupaten Banyumas memicu gelombang solidaritas dari berbagai pihak. Pada Jumat, 5 Desember 2025, tim gabungan dari Capital Properties, Platinum, dan Ngubahrumah terjun langsung ke lokasi terdampak di Desa Ketanda, Kecamatan Sumpiuh, guna menyalurkan bantuan logistik dan memberikan dukungan moril bagi warga.
Koordinasi Strategis Bersama BPBD Kabupaten Banyumas
Sebelum menuju lokasi bencana, tim melakukan koordinasi intensif di Kantor Pusat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan mendesak di lapangan.
Pertemuan tersebut disambut langsung oleh Bapak Dwi Irawan Sukma, S.STP., M.Hum selaku Kepala Pelaksana BPBD Kab. Banyumas. Dalam sesi diskusi tersebut, tim menerima update terkini mengenai pemetaan wilayah rawan dan kondisi logistik di posko pengungsian.
"Koordinasi ini penting agar aksi kemanusiaan kami sejalan dengan manajemen darurat yang telah disusun oleh pemerintah daerah," ujar perwakilan Tim BNPB Banyumas.
Kondisi Terkini Desa Ketanda: Status Darurat dan Pengungsian
Situasi di Desa Ketanda, khususnya di Dusun Karangbanar, saat ini masih dalam status darurat. Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir menjadi pemicu utama pergeseran tanah yang mengancam keselamatan warga.
Berikut adalah fakta lapangan yang ditemukan di lokasi:
Kerusakan Infrastruktur: Retakan besar muncul di pondasi rumah warga, akses jalan desa, hingga fasilitas publik seperti mushola.
Warga Terdampak: Setidaknya 21 rumah telah dikosongkan demi keselamatan.
Titik Pengungsian: Puluhan jiwa kini bertahan di Balai Desa Ketanda yang dialihfungsikan menjadi tempat penampungan sementara.
Penyaluran Bantuan Logistik: Sembako dan Kebutuhan Dasar
Setibanya di lokasi, tim Capital Properties, Platinum, dan Ngubahrumah disambut oleh Bapak Abdul Ladjis (Kabid Darlog BPBD Banyumas) beserta Kepala Desa Ketanda.
Bantuan yang diserahkan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar (sembako) yang akan dikelola melalui dapur umum desa. Sinergi antara sektor swasta, pemerintah (BPBD), dan warga lokal menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dalam menghadapi masa sulit ini.
Mengapa Solidaritas Ini Penting?
Bencana tanah bergerak memiliki karakteristik yang berbeda dengan banjir kilat; dampaknya bersifat jangka panjang karena menyangkut hilangnya tempat tinggal permanen. Kehadiran entitas bisnis seperti Capital Properties, Platinum, dan Ngubahrumah diharapkan dapat memicu pihak lain untuk ikut berkontribusi dalam fase pemulihan.
Mari Terus Berdoa dan Peduli
Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan mendoakan agar kondisi di Desa Ketanda segera pulih. Semoga warga yang terdampak diberikan ketabahan dan dapat segera kembali beraktivitas dengan aman.
#SolidaritasBanyumas #DesaKetanda #PrayForKetanda #CapitalPropertiesPeduli #BPBDBanyumas #TanahBergerakSumpiuh
